Figma untuk Pemula: 7 Keterampilan Penting yang Harus Diketahui Setiap Desainer
Figma telah menjadi alat desain UI/UX paling populer di dunia, namun pemula sering merasa kewalahan. Artikel ini membahas 7 keterampilan dasar terpenting untuk
Mengapa Figma? Figma telah menjadi alat desain UI/UX yang dominan, digunakan oleh lebih dari 70% desainer profesional. Tiga keunggulan utamanya adalah kolaborasi cloud secara real-time, paket gratis yang powerful, dan kompatibilitas lintas platform. 7 Keterampilan Penting untuk Pemula 1. Frames : Fondasi utama Figma. Gunakan tombol F dan pilih dari ukuran perangkat yang tersedia. Frames mengaktifkan Constraints, Auto Layout, dan koneksi prototipe. 2. Auto Layout : Pilih elemen dan tekan Shift+A untuk membuat tata letak dengan jarak otomatis yang menyesuaikan diri saat Anda menambah atau menghapus item. Fitur tunggal ini menghemat berjam-jam pekerjaan perataan manual. 3. Components : Tekan Ctrl+Alt+K untuk mengubah elemen apa pun menjadi komponen yang dapat digunakan kembali. Perbarui komponen utama dan semua instance akan diperbarui secara bersamaan di seluruh desain Anda. 4. Styles : Buat style warna dan teks untuk memastikan konsistensi desain. Ubah warna merek sekali dalam definisi style dan perubahan akan diterapkan di mana pun style tersebut digunakan. 5. Prototyping : Beralih ke tab Prototype dan seret titik koneksi antar frame untuk membuat interaksi yang dapat diklik. Bagikan tautan pratinjau untuk tinjauan pemangku kepentingan tanpa perlu menginstal perangkat lunak apa pun. 6. Community Resources : Akses UI kit gratis, inspirasi desain, dan plugin seperti Unsplash dan Stark dari marketplace Community Figma. 7. Dev Mode : Biarkan pengembang memeriksa properti CSS, nilai jarak, dan menyalin cuplikan kode langsung dari desain Anda, sehingga menghilangkan kebutuhan dokumentasi serah terima desain yang panjang.